Waspada, 5 Ancaman Keamanan Internet di 2011

Dengan melihat tren ancaman  keamanan internet di tahun 2010, SecurityNewsDaily membuat prediksi 5 ancaman keamanan internet yang harus diwaspadai tahun 2011.

Mungkin bagi yang sudah lama berkecimpung didunia maya atau bisa dibilang masternya internet, pasti sudah mengetahui dan mempunyai trik-trik khusus dalam mengamankan perangkat komputer dan juga tempat penyimpan data mereka yang berada disebuah database server. Tetapi bagaimana dengan anda yang pemahaman ilmu tentang dunia internet ini sangat minim atau cuma hanya sekedar memakai saja?

Mari kita intip dan cari tahu sedikit dari sekian banyak ancaman keamanan dalam dunia maya.

  1. Hacktivism
    Para hacker aliran ini tidak membobol demi uang. Mereka membobol karena tidak sepaham dengan korban mereka. “Hacktivism merupakan bentuk demonstrasi baru di dunia maya,” ujar Sean-Paul Correll, peneliti dari PandaLabs.
    Contoh kegiatan hacktivism adalah serangan DDoS–pengiriman data bertubi-tubi (data flood) sehingga sebuah server situs web kewalahan melayani dan akhirnya berhenti bekerja–terhadap PayPal dan MasterCard pada bulan Desember lalu terkena serangan DDoS, akibatnya kedua layanan finansial itu mengeblok transfer uang dari pengguna mereka ke WikiLeaks. Contoh lain adalah serangan DDos terhadap Motion Picture Association of America and the Recording Industry Association of America yang dilakukan oleh forum 4chan. Keduanya diserang karena membuat sebuah situs web The Pirate Bay ditutup.
  2. Perangkat pintar
    Popularitas ponsel pintar atau perangkat bergerak lain, seperti iPad, yang terhubung ke internet merupakan “mainan” baru bagi para penjahat. Target utama mereka, menurut perusahaan keamanan asal SecureWorks, adalah transaksi perbankan yang dilakukan lewat ponsel pintar atau perangkat pintar lain.
    “Di mana ada uang, di situ ada penjahat,”ujar Patricia Titus, Vice President & Chief Information Security Officer dari Unisys.
  3. “Awan mendung”
    Cloud computing
    adalah salah satu tren berkomputer di tahun 2010. Data ditaruh di internet, bisa diakses kapan saja dan di mana saja asalkan ada jaringan. Sebuah solusi yang jadi titik cerah bagi beberapa bisnis. Tapi, awan bisa mendung, bukan?
    Contoh paling simpel adalah ditemukannya malware di tempat penyimpanan file Rapidshare. “Malware bernama Trojan-Dropper.Win32.Drooptroop.jpa itu mengkhawatirkan” demikian menurut peneliti dari Kaspersky Lab Vicente Diaz, “Karena tidak tampak pada link Rapidshare dan dapat mengecoh perangkat keamanan biasa.”
    Ketika semakin banyak perusahaan menggunakan sistem komputasi di awan ini, SecurityNewsDaily memprediksikan banyak pula hacker berkutat di situ.
  4. Rekayasa sosial
    Sophos menyebutkan, bulan Desember lalu ada pesan palsu menyebar lewat Twitter. Pesan menipu pengguna komputer sehingga mereka percaya komputer mereka terserang virus sehingga mereka terdorong mengunduh antivirus palsu yang link-nya disertakan dalam pesan itu pula.
    Tipuan seperti ini bukan hal baru, tapi akan terus berlanjut di tahun 2011, bahkan dengan jumlah yang lebih banyak. “Sekitar 500 juta,” demikian sebut SecurityNewsDaily. Jumlah yang mirip dengan jumlah pengguna Facebook. “Rekayasa sosial lebih meyakinkan, lebih tak kentara, lebih luas penyebarannya, serta lebih profesional,” kata Baumgartner dari Kaspersky Lab.
    Salah satu faktor yang bakal berkontribusi di rekayasa sosial adalah layanan penyingkat URL.  Layanan itu sering dipakai untuk mempersingkat URL panjang agar pas dengan situs web media sosial, seperti Twitter, yang membatasi jumlah karakter.
    Seorang siswa ilmu komputer bernama Ben Schmidt bereksperimen dengan situs web penyingkat URL buatannya. Proyek yang disebut “Evil URL shortener” itu tidak hanya mempersingkat alamat URL, tapi juga melakukan serangan dengan teknik DDoS. “Ini bukti kalau situs web penyingkat bisa membawa orang ke mana saja,” kata Schmidt.
  5. Stuxnet
    Stuxnet adalah nama sebuah malware tipe worm yang mulai menyebar pada Juni 2010 dan diprediksi akan tetap jadi pembicaraan pada 2011. Worm yang menyerang sistem yang menggunakan peranti lunak Siemens dalam sistem pengendali industri ini ditemukan menyerang pembangkit listrik tenaga nuklir di Iran.
    Diperkirakan, Stuxnet dikirim oleh negara tertentu, bukan oleh individual. Internet merupakan tempat baru bagi para negara untuk berperang, kata peneliti, dan akan berkembang pada 2011.
    Contoh serangan yang dilancarkan oleh suatu negara lewat internet adalah serangan China ke Google dan 34 perusahaan lain pada Januari 2010. Serangan itu, menurut McAffee, sangat rumit.

Sumber: http://teknologi.blog.nationalgeographic.co.id

2 Responses to Waspada, 5 Ancaman Keamanan Internet di 2011

  1. Luigi Severo says:

    Nice post. I study one thing tougher on completely different blogs everyday. It should at all times be stimulating to learn content from different writers and apply a bit something from their store. I’d prefer to use some with the content on my weblog whether you don’t mind. Natually I’ll provide you with a hyperlink in your web blog. Thanks for sharing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: